Blogger Widgets it's me, SEIJUUROU BUBU !!!: Jepang & Indonesia| Saudara atau teman biasa?

~My Playlist~

Jumat, 01 November 2013

Jepang & Indonesia| Saudara atau teman biasa?

Emm, Klise sebenarnya sih kalo ada pertanyaan seperti itu. disebut saudara, dilihat dari mananya? Dibilang teman juga kadang tidak selalu sepemahaman. tapi menurutku julukan yang tepat buat kedua negara ini ya baru sebatas "sahabat" (mungkin). alasannya? 

 

Jadi seperti ini, walau sejarah mencatat kisah suram penjajahan Jepang di Indonesia, saat ini kedua negara telah membina hubungan persahabatan yang sangat erat yang berlandaskan hubungan kerjasama dan pertukaran di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya. Hubungan persahabatan seperti ini, bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam sehari saja loh. Di Indonesia ada sekitar 11.000 orang Jepang (menurut wikipedia), sebaliknya di Jepang terdapat lebih 24.000 orang Indonesia (menurut wikipedia juga). Perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia berjumlah lebih dari 1000 perusahaan, di mana bekerja 300.000 orang Indonesia. Sementara itu, di Indonesia terdapat lebih dari 85.000 orang yang belajar Bahasa Jepang, jumlah ini terbesar di Asia Tenggara dan menempati kedudukan ke-6 di dunia (Think positive,guys).


Nah, sekarang bagaimana asal mula hubungan bilateral kedua negara ini? Hubungan Bilateral kedua negara dibuka pada tanggal 20 Januari 1958 dengan Penandatanganan Perjanjian Perdamaian antara Jepang dan Republik Indonesia. Pada tahun yang sama ditandatangani pula Perjanjian Pampasan Perang.

 

Sekarang kita beralih ke dampak positif dari hubungan bilateral tadi. adakah? kita ambil contoh saja dari hubungan perekonomian antara indonesia dan jepang.

dimulai dari perdagangannya, Bagi Indonesia, Jepang merupakan negara mitra dagang terbesar dalam hal ekspor-impor Indonesia. Ekspor Indonesia ke Jepang bernilai US$ 23.6 milyar (statistic Pemerintah RI), sedangkan impor Indonesia dari Jepang adalah US$ 6.5 milyar sehingga bagi Jepang mengalami surplus besar impor dari Indonesia (tahun 2007). 

Komoditi penting yang diimpor Jepang dari Indonesia adalah a.l. minyak, gas alam cair, batubara, hasil tambang, udang, pulp, tekstil dan produk tekstil, mesin, perlengkapan listrik, dll. Di lain pihak, barang-barang yang diekspor Jepang ke Indonesia meliputi mesin-mesin dan suku-cadang, produk plastik dan kimia, baja, perlengkapan listrik, suku-cadang elektronik, mesin alat transportasi dan suku-cadang mobil. (dikutip dari berbagai sumber)

Bagaimana dengan investasi? Investasi langsung swasta dari Jepang ke Indonesia yang menurun sehubungan dengan stagnasi yang dialami perekonomian Indonesia akibat krisis ekonomi yang melanda Asia pada tahun 1997, kini belumlah pulih sepenuhnya, namun Jepang tetap menempati kedudukan penting di antara negara-negara yang berinvestasi di Indonesia.
Dalam jumlah investasi langsung asing di Indonesia dari tahun 1967 hingga 2007, Jepang menduduki tempat pertama dengan angka 11,5% dalam kesuluruhannya. Terdapat kurang lebih 1000 perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia (sumber: JETRO). Perusahaan-perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 32 ribu pekerja Indonesia yang menjadikan Jepang sebagai negara penyedia lapangan kerja nomor 1 di Indonesia (sumber: BKPM).

 

Coba sekarang kita bahas sedikit tentang kerjasama ekonominya.  Indonesia merupakan negara penerima ODA (bantuan pembangunan tingkat pemerintah) terbesar dari Jepang (berdasarkan realisasi netto pembayaran pada tahun 2005 adalah US$1.22 milyar, yaitu + 17% dari seluruh ODA yang diberikan Jepang). Selain itu, realisasi bantuan untuk tahun 2006 adalah :

  Pinjaman Yen: 125.2 milyar Yen
Bantuan hibah: 5.4 milyar Yen
  (berdasarkan pertukaran Nota-nota)
Kerjasama teknik : 7.8 miliar Yen
  (berdasarkan realisasi pembiayaan JICA)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

Apa sebatas itu saja? tidak! ada 2 point penting lagi yang aku kutip dari berbagai sumber terkait hubungan ekonomi antara indonesia dan jepang:

1. Setelah mulainya pemerintahan Yudhoyono, telah dibentuk forum Investasi bersama tingkat tinggi pemerintah-swasta antara Jepang dan Indonesia.
Berdasarkan saran dan dialog yang sejak dulu diadakan antara Japan Club dan pemerintah Indonesia, pada bulan Juni 2005 pada kesempatan kunjungan Presiden Yudhoyono ke Jepang, telah berhasil disetujui SIAP, yaitu rencana strategis investasi yang meliputi 5 pokok, yaiitu masalah bea, customs, tenaga kerja, infrastruktur dan daya saing. 

 

2. Perundingan resmi "Economic Partnership agreement (EPA)" antara indonesia dan jepang disetujui oleh pemerintahan indonesia dan jepang pada waktu presiden SBY berkunjung ke jepang dengan resmi pada bulan juni tahun 2005 yang lalu. setelah itu presiden SBY dan mantan perdana menteri jepang , Mr.abe menandatangani surat persetujuan EPA pada tanggal 20 agustus 2007. melalui EPA yang telah berlaku efektif dan mulai diimplementasikan pada tahun 2008 yang lalu itu di harapkan perdagangan dan investasi antara kedua negara ini dapat meningkat dan semakin berkembang (semoga).


Itulah beberapa bukti hubungan erat antara indonesia dan jepang yang dilihat dari aspek bilateral, investasi dan ekonomi. masih banyak lagi bukti-bukti hubungan erat lainnya sebenarnya tapi berhubung referensinya sedikit dan keterbatasan pemikiranku yang agak dangkal tentang politik, jadi ya untuk sementara segini aja dulu ya, hehe.


Jadi, JEPANG & INDONESIA itu sebenarnya Saudara atau hanya sebatas teman biasa? Ya anggap "SAHABAT" sajalah :)


~BUBU~


 

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar